Langkah Strategis: Lapas Narkotika Pamekasan Distribusikan 24 WBP ke Sejumlah UPT

wartakek.id

Wartakek.id ~ Pamekasan,- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan kembali melakukan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan kelebihan kapasitas. Sebanyak 24 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dipindahkan ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jawa Timur.


Pemindahan tersebut dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada Sabtu (23/8/2025) dengan menggeser 8 orang WBP ke Lapas Kelas IIA Pamekasan. Sementara tahap kedua dilaksanakan Senin (25/8/2025), melibatkan 16 orang WBP yang didistribusikan ke tiga UPT berbeda, yakni Lapas Kelas I Surabaya (7 orang), Lapas Pemuda Madiun (5 orang), dan Lapas Kelas I Madiun (4 orang).

Baca juga: Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Tracing Tuberkulosis Terintegrasi, 200 Peserta Jalani Skrining Kesehatan


Dengan demikian, total warga binaan yang telah dipindahkan mencapai 24 orang. Seluruh proses berlangsung aman dan tertib, di bawah pengawalan ketat petugas pengamanan hingga serah terima ke masing-masing lapas tujuan.


Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menegaskan pemindahan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya 13 program akselerasi yang dicanangkan.

“Pemindahan ini adalah langkah strategis untuk mengurangi overcrowding di dalam lapas. Dengan distribusi warga binaan yang lebih merata, pembinaan akan berjalan lebih efektif, baik untuk WBP maupun bagi petugas yang bertugas,” ungkap Kusnan.

 

Baca juga: Siswa SMKN 2 Pamekasan Study Lapangan ke Lapas Narkotika Pamekasan, Takjub Lihat Dapur Sehat hingga Program Kemandirian

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemindahan bukan hanya soal manajemen jumlah penghuni, tetapi juga peningkatan kualitas pembinaan. Dengan kapasitas yang lebih seimbang, setiap warga binaan akan memperoleh perhatian lebih optimal dalam program pembinaan kepribadian maupun kemandirian.


Kusnan juga memberikan apresiasi kepada jajarannya yang telah bekerja ekstra, mulai dari persiapan administrasi, pengamanan, hingga koordinasi dengan lapas tujuan. Menurutnya, kelancaran kegiatan tersebut membuktikan soliditas antar-UPT Pemasyarakatan di Jawa Timur.

“Kami berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah untuk menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis, adil, dan efektif. Harapannya, dengan langkah ini, hak-hak warga binaan tetap terjamin, dan mereka bisa menjalani masa pidana dengan lebih baik,” tambahnya.

Baca juga: Doa dan Cinta Insan Pemasyarakatan untuk Indonesia Bergema di Lapas Narkotika Pamekasan

 

Saat ini, Lapas Narkotika Pamekasan memang tengah menghadapi tantangan serius akibat overcapacity. Pemindahan ini diharapkan mampu menekan kepadatan hunian, menciptakan suasana yang lebih kondusif, sekaligus mendukung kelancaran program pembinaan, pendidikan, serta rehabilitasi bagi warga binaan.

Editor : Wapemred

Hukum & Kriminal
Populer
Berita Terbaru