Wartakek.id || Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mergosari–Tarik, Kecamatan Tarik, Rabu (15/4/2026), guna memastikan program berjalan sesuai standar dan tepat sasaran.
Dalam sidak tersebut, ia didampingi tenaga kesehatan, kader, serta unsur pemerintah setempat. Peninjauan dilakukan menyeluruh, mulai dari proses pemilihan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga distribusi kepada kelompok penerima manfaat seperti ibu hamil, balita, dan anak-anak.
Wabup yang akrab disapa Mak Mimik itu juga memeriksa fasilitas pendukung dapur. Ia meninjau ruang pengolahan makanan, gudang penyimpanan bahan baku, hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Selain itu, ia memastikan standar kebersihan dan kelayakan peralatan dapur telah terpenuhi.
“Dapur SPPG Mergosari ini patut diacungi jempol. Mulai dari fasilitas dapur, ruang penyimpanan bahan baku, hingga IPAL semuanya sudah sesuai standar. Ini bisa menjadi contoh bagi dapur SPPG lainnya di Sidoarjo,” ujar Hj. Mimik Idayana.
Program MBG merupakan program prioritas nasional yang mulai dilaksanakan sejak Januari 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka gizi buruk dan stunting, serta mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu.
Di tingkat pelaksanaan, program ini dikelola oleh Badan Gizi Nasional melalui unit SPPG. Di Mergosari–Tarik, pelaksanaan program melibatkan berbagai unsur, termasuk mitra SPPG H. Syamsul Arifin, Kepala SPPG Moch Izzrul Raihan Aramadhani, akuntan SPPG Sella Maulidia, serta ahli gizi Nabila Nuril Afifah yang memastikan standar gizi terpenuhi.
Selain berdampak pada kesehatan, program ini juga memberikan efek ekonomi. Kebutuhan bahan pangan dipasok dari pelaku UMKM, petani, dan peternak lokal sehingga turut menggerakkan perekonomian desa.
Hj. Mimik Idayana juga mendorong optimalisasi pengelolaan dapur SPPG, termasuk menjalin kerja sama dengan distributor bahan pangan serta koperasi lokal seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat rantai pasok sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan kesinambungan program melalui sinergi lintas sektor.
Dengan pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap program MBG dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta pembangunan sumber daya manusia di Sidoarjo.
(Red)
Editor : Wapemred