Minggu, 18 Okt 2026 03:13 WIB

Penuh Khidmat! Tretan Loncatoh Community Gelar Rutinan Sekaligus Peringati Maulid Nabi di Sampang

Wartakek.id ~ Omben,- Suasana khidmat menyelimuti Kampung Loncatoh, Desa Gersempal, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Minggu (24/8/2025) malam. Tretan Loncatoh Community kembali menggelar rutinan bulanan yang kali ini dirangkai dengan haul keluarga shohibul hajah sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

Puluhan anggota tampak larut dalam lantunan shalawat dan pembacaan sirah Nabi. Puncak acara diisi tausiyah Ustadz Jumaadin, Ketua Tretan Loncatoh Community, yang mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan.

 

Dalam pidatonya, ia mengutip firman Allah dalam QS. Yunus ayat 58: “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.”

Ustadz Jumaadin juga menyinggung pandangan ulama sufi, di antaranya Syaikh Hasan al-Bisri dan Syaikh Junaid al-Baghdadi sebagaimana tercatat dalam I‘natut Thlibn juz 3 halaman 365, bahwa kebahagiaan hakiki bukan pada harta, melainkan saat hati mampu merasakan nikmat iman, cinta Rasulullah, dan kebersamaan dalam kebaikan.

“Harapan kami, kegiatan ini terus berlangsung sampai hari kiamat. Semoga seluruh anggota selalu semangat hadir untuk menjalin silaturahim dan temu kangen antar sataretanan ben satatangge'en,” ujarnya.

 

Acara ini juga mendapat perhatian tokoh agama setempat, di antaranya Kyai Kafi, Ustadz Sulaiman, dan Ustadz Hasim, yang turut hadir memberikan doa serta dukungan atas kegiatan positif tersebut.

Tuan rumah acara, Bapak Selamet, turut menyampaikan apresiasi atas antusiasme anggota yang datang dari berbagai daerah, termasuk Surabaya.

“Meskipun jaraknya jauh, dari Surabaya ke Madura, tidak menjadi halangan untuk hadir. Ini bukti semangat kebersamaan yang luar biasa,” ungkapnya.

 

Rutinan bulanan Tretan Loncatoh Community tak hanya menjadi wadah doa dan zikir, tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi serta menjaga tradisi religius yang telah diwariskan turun-temurun di Madura.

Editor : Wapemred