Wartakek.id ~ Sampang,- Suasana penuh khidmat menyelimuti halaman Madrasah Diniyah Darut Tauhid II, Dusun Talon, Desa Panggung, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Selasa malam (26/8/2025). Madrasah asuhan KH. Nurul Iman Anwar ini menggelar pengajian akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Ta’dzim Maulid Nabi Muhammad SAW”.
Acara dibuka langsung oleh pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Injelan, Panggung, Abuya KH. Muhaimin bin Abdul Bari. Hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba Abud dari Probolinggo, Kepala Desa Panggung Subaidi, para tokoh masyarakat, serta wali murid Madrasah Diniyah Darut Tauhid II.
Ustadz H. Roji selaku panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada panitia, wali murid, serta masyarakat Desa Panggung yang dengan penuh antusias memberikan dukungan, baik berupa tenaga, pikiran, maupun dana sehingga acara ini bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Senada, Ustadz Mulyadi mewakili Dewan Guru Madrasah turut memberikan apresiasi.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada kami untuk mendidik putra-putri mereka. Dukungan ini menjadi semangat kami dalam mengajar dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Habib Abdul Qodir bin Zaid Ba Abud. Dalam pengajiannya, Habib Abdul Qodir menekankan keutamaan berbakti kepada orang tua. Ada lima kemuliaan yang diperoleh anak yang berbakti, yakni :
1. Diridai Allah SWT
2. Diampuni dosanya
3. Diharamkan dari api neraka
4. Mendapat keberkahan dunia akhirat
5. Dikaruniai keturunan yang saleh dan salehah.
Menariknya, di akhir ceramah Habib Abdul Qodir memberikan hadiah kepada jamaah yang mampu menjawab pertanyaan seputar isi pengajian. Salah satunya adalah Aina, seorang jamaah yang berhasil membawa pulang sorban kesayangan beliau.
“Alhamdulillah, saya senang sekali bisa menerima hadiah ini. Semoga menjadi berkah dunia akhirat,” ungkap Aina penuh haru.
Pengajian Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi momentum untuk mempertebal kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat silaturahmi antara masyarakat, guru, dan wali murid Madrasah Diniyah Darut Tauhid II.
Editor : Wapemred