Wartakek.id _ KOTA MALANG,-
Polresta Malang Kota Polda Jatim mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Banser, Kokam, Pemuda Batak, Minang, Madura, hingga warga Aremania untuk menjaga kondusivitas Kota Malang.
Hal itu disampaikan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, di Mapolresta Malang Kota pada Jumat (5/9/2025).
Menurutnya, seluruh elemen sepakat menjaga keamanan dan ketertiban dengan pendekatan preventif dan preemtif, serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.
“Dengan memupuk solidaritas ini menjadi benteng penting pencegahan dan menangkal gangguan kamtibmas di Kota Malang,” ujar Kombes Nanang.
Kapolresta menegaskan, pihaknya akan terus mengoptimalkan patroli dalam rangka kegiatan yang ditingkatkan (KRYD) dengan melibatkan instansi terkait. Ia juga menghimbau masyarakat agar mewaspadai segala bentuk provokasi yang masuk melalui organisasi, baik ormas maupun kepemudaan.
“Tolak semua ajakan negatif, kita harus cegah sejak dini. Segera laporkan jika ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk membuat keonaran,” tegasnya.
Sebelumnya, sekitar 775 peserta dari berbagai unsur, mulai Polri, TNI, organisasi kepemudaan, tokoh agama, hingga masyarakat adat mengikuti apel “Sinergi Ngalam Mbois Guyub Damai” di halaman depan Balai Kota Malang, Kamis sore (4/9/2025).
Apel akbar yang dipimpin Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menghasilkan komitmen bersama untuk mewujudkan “Sinergi Ngalam Mbois Guyub Damai Jogo Kota Malang.”
Dalam kesempatan itu, seluruh peserta apel menyamakan visi menjaga kedamaian Kota Malang. Mereka membacakan ikrar bersama, di antaranya menjaga persatuan, menolak provokasi dan anarkisme, mengutamakan musyawarah, serta membangun Kota Malang yang aman, guyub, dan harmonis.
Dengan kolaborasi lintas elemen—aparat keamanan, pemerintah, maupun masyarakat—Kota Malang diharapkan tetap menjadi kota yang damai, aman, serta penuh semangat kebersamaan.
Editor : Wapemred