Minggu, 18 Okt 2026 05:58 WIB

Enam Santri Pondok Jabal Quran Meninggal Dunia Saat Bermain di Area Perairan, Kapolres Bangkalan Sampaikan Kronologi Len

Wartakek.id || Bangkalan — Duka mendalam menyelimuti Pondok Jabal Quran di salah satu kecamatan di Bangkalan setelah enam santri ditemukan meninggal dunia pada Kamis, 20 November 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tragis ini terjadi ketika para santri bermain tanpa adanya pengawasan langsung di area perairan yang berjarak sekitar 300 meter dari pondok.

Menurut keterangan Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro, awalnya terdapat 11 santri yang berada di lokasi. Lima santri sedang berlatih di area berbeda, sedangkan enam santri lainnya bermain sendiri hingga akhirnya bergerak ke lokasi kejadian. Ketika lima santri yang berlatih mencoba mencari keberadaan keenam teman mereka, mereka tidak menemukan tanda-tanda keberadaan hingga akhirnya melihat korban dalam kondisi terapung dan tenggelam di titik kejadian.

elihat kejadian tersebut, para santri segera melaporkan ke salah satu ustadz. Evakuasi dilakukan secepat mungkin, namun saat keenam korban dibawa ke puskesmas, seluruhnya telah dinyatakan meninggal dunia. Salah satu ustadz yang membantu proses evakuasi bahkan mengalami kelelahan berat dan sempat dirawat di rumah sakit pada malam harinya. Kapolres menyampaikan bahwa kondisi ustadz tersebut kini berangsur membaik dan sudah sadar.

Sejak malam hingga pagi hari, tim Polres Bangkalan melakukan pembersihan dan pengecekan lokasi. Upaya dilanjutkan dengan koordinasi bersama Tim INAFIS Polda dan Brimob untuk memastikan kedalaman serta luasan area perairan tempat para santri tenggelam. Dari pemantauan awal, kedalaman diperkirakan sekitar 150 cm, berdasarkan pengukuran visual terhadap petugas dengan tinggi 170 cm yang kepalanya masih terlihat di permukaan.

Sementara itu, Brimob juga melakukan pemeriksaan terhadap kandungan air untuk memastikan tidak ada faktor berbahaya lain di lokasi kejadian. Kapolres Hendro menyampaikan belasungkawa mendalam dan menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti tragedi ini.

(Red/azz) 

Editor : Wapemred