Minggu, 18 Okt 2026 06:54 WIB

Disorot Media Soal Sabung Ayam di Tegalsari, Nomor Ketua Umum KWI Diduga Diblokir Aparat

Wartakek.id || Jember – Aktivitas sabung ayam di Desa Tegalsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, kembali menjadi sorotan publik. Praktik perjudian yang diduga berlangsung secara terang-terangan itu dinilai semakin marak dan seolah tidak tersentuh oleh penegakan hukum. Kondisi tersebut memicu reaksi keras dari kalangan insan pers, khususnya Komunitas Wartawan Indonesia (KWI). Sabtu (13/12/2025).

Sejumlah media sebelumnya telah memberitakan dan mengonfirmasi aktivitas sabung ayam tersebut kepada pihak kepolisian. Namun hingga kini, belum terlihat adanya langkah tegas untuk menghentikan praktik ilegal itu. Ironisnya, upaya konfirmasi yang dilakukan justru berujung pada dugaan pemblokiran nomor wartawan oleh aparat kepolisian setempat.

Ketua Umum Komunitas Wartawan Indonesia (KWI), Umar Hayat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap aparat kepolisian di wilayah hukum Jember. Ia menyebutkan bahwa saat dirinya mencoba meminta keterangan terkait dugaan sabung ayam di Desa Tegalsari, respons yang diterima bukanlah klarifikasi atau penjelasan, melainkan pemblokiran nomor WhatsApp miliknya.

“Sebagai Ketua Umum KWI, kami sangat menyayangkan adanya pemblokiran nomor kami oleh Kasatreskrim dan Kapolsek Ambulu. Ini bentuk perlakuan yang tidak semestinya diterima oleh wartawan,” tegas Umar Hayat.

Ia menambahkan, untuk memastikan hal tersebut, dirinya mencoba menghubungi kembali menggunakan nomor lain. Hasilnya, terbukti bahwa nomor pribadinya memang tidak dapat lagi menghubungi kedua perwira tersebut.

“Setelah saya cek menggunakan nomor lain, ternyata benar nomor saya telah diblokir oleh dua perwira itu,” imbuhnya.

Menurut Umar, tindakan tersebut bertentangan dengan semangat kemitraan antara Polri dan media. Ia menilai, media justru membantu tugas kepolisian dengan memberikan informasi awal terkait dugaan pelanggaran hukum di tengah masyarakat.

“Seharusnya Polri tidak mempersempit komunikasi dengan media. Kami adalah mitra. Mestinya mereka berterima kasih karena informasi ini membantu penegakan hukum, bukan malah memblokir,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, Umar Hayat mendesak Kapolres Jember untuk segera mengambil langkah tegas terhadap maraknya sabung ayam di Desa Tegalsari. Selain itu, ia juga meminta Propam Polda Jawa Timur turun tangan untuk memeriksa dan menindak dua oknum perwira yang diduga melakukan pemblokiran nomor wartawan.

“Kami meminta Polres Jember dan Propam Polda Jatim segera menindaklanjuti persoalan ini secara profesional dan transparan,” pungkasnya.

(Red) 

Editor : Wapemred