Wartakek.id || Sidoarjo– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kelurahan Wonocolo, Aiptu Sifauddin, melaksanakan kegiatan sambang warga di Balai RT 19 RW 07, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pukul 20.00 WIB Senin malam (9/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi serta informasi terkait kondisi keamanan lingkungan.
Suasana dialog berlangsung santai dan penuh keakraban. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka, khususnya maraknya pencurian hewan peliharaan seperti ayam jago, burung, dan mentok dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dinilai meresahkan karena terjadi berulang dan menimbulkan rasa khawatir di tengah masyarakat.
Ketua RT 19, Eko Budi N, mengungkapkan bahwa kehilangan hewan ternak dialami lebih dari satu warga. Ia berharap kepolisian dapat memberikan solusi pencegahan serta meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Belakangan ini warga sering kehilangan hewan ternak. Kami mohon bantuan untuk dicarikan solusi terbaik bagi lingkungan kami,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Aiptu Sifauddin mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling). Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah tindak kejahatan, disertai komunikasi cepat dengan aparat desa maupun kepolisian apabila ditemukan hal mencurigakan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika ada permasalahan sekecil apa pun, segera laporkan kepada aparat desa atau Bhabinkamtibmas agar dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Namun bila tidak menemukan titik temu, silakan membuat laporan resmi ke Polsek untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Kehadiran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat mendapat respons positif. Warga mengapresiasi langkah jemput bola tersebut karena dinilai mampu memberikan rasa aman serta memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat.
“Terima kasih atas kunjungannya. Kami merasa lebih tenang dengan kehadiran bapak polisi di sini. Semoga wilayah kami kembali aman dan kondusif,” ungkap salah satu warga.
Melalui sinergi yang terus dibangun antara Polri dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sedini mungkin. Lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis menjadi tujuan bersama demi meningkatkan kualitas kehidupan sosial warga secara berkelanjutan.
(Aziz)
Editor : Wapemred