Wartakek.id || Sidoarjo – Puluhan anggota Pemuda Pancasila PAC Taman bersama relawan menggelar aksi unik dengan menanam tiga pohon pisang di tengah Jalan Raya Sadang–Kletek, Kecamatan Taman, Jumat (20/2/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak dan berlubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pohon pisang ditanam tepat di titik lubang yang kerap tertutup genangan air saat hujan. Lubang dengan kedalaman sekitar 15–20 sentimeter itu sulit terlihat, terutama pada malam hari, sehingga rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Ketua Pemuda Pancasila PAC Taman, Setyadi, mengatakan aksi simbolis tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir ruas jalan tersebut sering memicu kecelakaan tunggal akibat pengendara terperosok lubang.
“Semalam terjadi tiga kecelakaan tunggal di titik ini, bahkan satu korban meninggal dunia. Sebelumnya juga kerap terjadi insiden serupa,” ujar Setyadi yang akrab disapa Cak Ambon.
Ia menjelaskan, kerusakan jalan sebenarnya sempat diperbaiki. Namun, perbaikan dinilai tidak bertahan lama karena belum genap dua bulan aspal kembali berlubang. Pihaknya berharap pemerintah daerah melakukan perbaikan total, bukan sekadar tambal sulam yang bersifat sementara.
Menurut Setyadi, jalur dari Jemundo hingga Sadang merupakan akses padat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Karena itu, penanganan menyeluruh dinilai mendesak guna meminimalkan risiko kecelakaan.
Sementara itu, Kepala DPUBMSDA Sidoarjo M. Makhmud memastikan ruas jalan Kletek–Sukodono telah masuk dalam paket perbaikan 25 titik yang dijadwalkan sebelum Lebaran.
“Ruas tersebut termasuk dalam 25 titik perbaikan bulan ini. Secepatnya akan kami tangani,” tegasnya.
Warga berharap realisasi perbaikan dapat dilakukan segera agar keselamatan pengguna jalan lebih terjamin, sekaligus mencegah jatuhnya korban berikutnya.
(Red)
Editor : Wapemred